Sunday, 21 October 2012

Marga kayuagung berasal dari dua keturunan atau poyang.Keduanya,yaitu keturunan yang berasal dari Abung Bungamayang dan dari Skala Berak

Explore NAMA :SANTINIM :2010 112 188KELAS :3EMATA KULIAH :TEORI SASTRAASAL DAERAH :TULUNG SELAPAN.OKI ASAL MULA KAYUAGUNG Kayuagung sebuah kota yang terletak di lintas timur sumatera, Salah satu dariKabupaten dari Provinsi Sumatera Selatan (Palembang) , Kayuagung yang berjarak 65 KMdari pusat kota Palembang, Kayuagung merupakan Daerah Tingkat II di provinsi SumateraSelatan sekaligus merupakan ibukota Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).Nama Kayuagung secara umum berasal dari sebuah sejarah, dimana pada zamandahulunya, daerah kota kayuagung terdapat pohon-pohon yang berukuran besar, bahkan adayang sampai berdiameter 4 meter , kemudian disimpulkanlah oleh para petua Pohon ituberarti Kayu sedangkan Besar Itu Agung. mungkin andapun secara tidak sengaja pernahmelihat pohon berukuran besar di kota anda, kemungkinannya itu merupakan pohonkayuagung, tapi bukan berarti setiap pohon yang besar itu merupakan pohon kayuagung, cirikhas pohon Kayuagung itu berukuran besar memiliki urat pohon yang timbul dan memilikiakar yang besar dan menjular, selain itu juga terdapat akar yang menjular dari atas kebawah, jadi dari sebuah pohonlah nama dari kota kayuagung itu.Kayuagung ibukota dari Kabupaten Ogan Komering Ilir merupakan Pemerintah DaerahTingkat II di Sumatera Selatan yang luasnya sekitar 21.469,90 kilometer persegi yang secarageografis terletak antara 104 2 ‘ - 106 o’ derajat Bujur Timur dan 4o 30′ - 4o 15 derajat LintangSelatan. jumlah penduduk dalam sensus 2008 mencapai kurang-lebih 55 , 285 ribu jiwa lebih,mayoritas penduduknya beragama Islam. APRESIASI TENTANG KAYUAGUNG Sekitar 5 tahun yang lalu Kayuagung hanyalah kota sederhana, Kayuagung Lebih identik sebagai kota Duta , banyak orang yang berfikir negatif tentang Kayuagung, menyedihkanmemang, tapi anggapan orang telah terlanjur terbentuk bahwasanya Kayuagung kota duta,kotanya para penjahat, perampok, dsb, hanya saja untuk kembali membuka pikiranmasyarakat umum tentang Kayuagung, saya akan memberikan persentase jumlah penduduk yang berprofesi sebagai Duta di Kayuagung, persentase yang ada hanya 8, 72 % orangpribumi yang berfrofesi sebagai duta.Duta itu istilah dari penjahat yang melakukan tindakankriminal (pencurian, perampokan, dll) yang umumnya beraksi di luar negeri ada juga yang diindonesia. PERBEDAAN 5 TAHUN LALU Kayuagung sudah menjadi kota yang sedikit lebih maju, Kayuagung yang memilikikelengkapan yang bisa di katakan standard, pada tahun 2008 telah berdirinya UNISKI (Universitas Islam OKI), Lapangan Olahraga, Rumah Sakit Umum Tingkat Nasional , Sekolah Menengah Atas yang telah standard Nasional , Serta Objek Wisata Teluk Gelam ,Peningkatan ekonomi masyarakat jauh lebih baik di banding beberapa tahun lalu,perkembangan Ini pun di manfaatkan oleh beberapa Pengusaha yang menganggap kayuagungberpotensi sebagai peluang usaha.Pemerintah memperhatikan betul perkembangan di beberapa sektor sesuai programPemerintah Daerah, mulai dari Sektor Pendidikan, Olahraga, Kesehatan, Pertanian dan SektorEkonomi , dalam beberapa tahun ini mengalami kemajuan yang pesat dan signifikan, hal itu juga tak lepas dari dukungan masyarakat kayuagung, sekaligus memacu masyarakat untuk melakukan revolusi besar, sebuah perubahan untuk kemajuan bersama, Agar terus dapat terusberkembang menjadi kota yang pantas di banggakan , sayangnnya sedikit terlambat dibandingkabupaten-kabupatenlainnya.Kayuagung mulai berbenah di sektor Pendidikan sekarang di kabupaten OKI khusus nya dikayuagung telah memiliki sekolah-sekolah yang standard nasional, SMP dan SMA yangmampu berprestasi mulai dari tingkat provinsi hingga di tingkat nasional, Pada tahun 2008telah berdirinya Universitas Islam OKI (UNISKI ) , serta lembaga-lembaga belajar lainnya, sebut saja, Kursus dan Kuliah Komputer DCC Kayuagung , AL-Ikhlas , Gilland Ganesha,Taman Belajar English Course, Mitra Global, Serta Bimbingan Belajar . Kayuagung mulai berbenah di sektor Ola h raga, sekarang di Kayuagung telah tersedia Lapangan Sepakbola Segitiga Emas lapangan yang memang belum memiliki kelayakanuntuk event daerah, belum adanya tribun seperti layak stadion bola umumnya, Lapangan Futsal Outdoor Sederhana, Lapangan Badminton Indoor , Arena lingkar Road Race , serta Lapangan Badminton di Gedung Juang Kayuagung , tersedia juga olahraga Sky Air Di danau Wisata Teluk Gelam , Perahu Layang , dalam beberapa tahun ini selalu dia adakannya “BUPATI CUP” kompetisi ini untuk memacu dan melihat potensi atlet-atlet di Kayuagung,sekaligus menyalurkan bakat-bakat masyarakat Kayuagung. LEGENDA DARI KAYUAGUNG Sebagai Ibu kota Kabupaten Ogan Komering Ilir, kayuagung merupakan daerah yangsangat penting peranannya di kabupaten ini. Selain penduduk asli, ditempat ini bermukimanpenduduk yang berasal dari berbagai daerah, tidak hanya dilingkungan Sumatra Selatan tapi juga dari luar propinsi. Masyarakat kayuagung Asli, menyimpan kisah yang sangat unik,sebagaimana yang dituturkan oleh berbagai sumber tradisional dan modern.Penduduk dalam Marga kayuagung berasal dari dua keturunan atau poyang.Keduanya,yaitu keturunan yang berasal dari Abung Bungamayang dan dari Skala Berak yaituKomering-Batak. Abung Bungamayang mula-mula menempati daerah di sekitar SungaiHitam Lempuing, dengan leluhurnya bernama Mekodum Mutaralam. Sedangkan keturunan yang berasal dari Skala Berak mula-mula bertempat tinggal di Batu Hampar Kijang poyangyang bernama Raja Jungut.Menurut cerita tutur yang beredar di kalangan masyarakt setempat, Puyang MekodumMutaralam. Ini berasal dari Abung Bungamayang yaitu suku bangsa yang terdapat dikresidenan Lampung Utara yang bernama Siwo Mego di daerah Wai Kunang.Pada awalnya, orang Abung tinggal di Wai Kunang dengan maksud untuk mencaritempat tinggal di Komering, akan tetapi lantaran mereka terdesak dalam suatu peperangan,maka mengundurkan diri memasuki sungai Macak, keluar ke sungai Lempuing. Di daerahinilah kemudian orang Abung menetap.Tempat yang mula-mula diduduki orang Abung ialah Kotapandan di daerah SungaiHitam yaitu anak sungai Lempuing. Komunitas itu dipimpin langsung oleh MekodumMutaralam. Setelah meninggal dunia, ia digantikan oleh puteranya yang bergelar RadenSederajat. Ketika Raden Sederajat wafat ia digantikan oleh puteranya bernama Indera Bumi.Indera Bumi mempunyai dua putera laki-laki yaitu Setiaraja Diyah dan Setia Tanding.Tokoh yang namanya disebutkan pertama, yaitu Setiaraja Diyah yang menggantikankedudukan ayahnya sebagai pimpinan orang Abung Bungamayang katika beliau wafat.Dalam memimpin, ia dibantu oleh jurutulis Setiabanding Sugih. Kedudukannya berada dikotapandan.Pada masa kepemimpinan Setiaraja memimpin, maka ditetapkanlah adat istiadatkemasyarakatan oleh patih Gajahmada.Adat istiadat itu berisi peraturan tentang adat istiadatpedusunan, adat bujang gadis,dan masalah etika lainnya. Pada masa ini di ajarkan pulapenulisan dengan menggunakan aksara Surat Rencong.Untuk mengatasi jumlah penduduk yang telah berkembang, pada masa kekuasaan Setiaraja Diyah Ini di lakukan pengembanganwilayah dengan membuka perkampungan sekaligus penempatan penduduk sekitar sungailempuing, dengan nama Bulu Nawa. Ditempat baru ini diselenggarakan pula pemerintahanbaru, yang masih berinduk pada kekuasaan lama yang berkedudukan dikota Pandan.Lambat laun, Bulu Nawa manjadi suatu tempat yang ramai dan maju. Kondisi inimengundang kedatangan orang-orang yang berasal dari tempat-tempat yang jauh, termasuk orang-orang asing untuk mencari penghidupan. Bulu Nawa mulai di kenal sebagai tempat perdagangan. Karena telah menjadi sangat maju, sampai-sampai Setiaraja Diyahmenggabungkan diri dengan negeri Bulu Nawa.Setiaraja Diyah menikahkan Putri nya si Rambut Putih dengan Ratu Aji. Tokoh yang disebutkan terahir ini adalah memiliki kehebatan yang sangat tinggi sehingga di sebut sebagaidewa suku Milung yang pertama kali turun ke dunia. Menantu Setiaraja Diyah yang hebat inimenerima gelar Depati Jorang Angkatan dan ia menggantikan Setiaraja Diyah.Depati jorang Angkatan mempunyai anak bernama Depati punya Bumi. Anak inilah yangmenggantikannya setelah ia mangkat. Depati punya Bumi selanjutnya di gantikan oleh DepatiLanang, yang setelah mangkat digantikan anaknya Depati Bungkuk.Akan halnya saudara Setiaraja Diyah, yaitu Setia Tanding telah berpindah tempatKe pematang Bidara. Dalam kedudukannya sebagai pimpinan di pematang Bidara, iaselanjutnya digantikan oleh putera nya yang dikenal dengan sebutan Setia Kujang. SetiaKujang merasa kurang cocok di Pematang Bidara sehingga selanjutnya berpindah lebih kehilir sungai, di suatu tempat sebelah hilir Muara Burnai sekarang. Setelah mangkat, SetiaKujang digantikan oleh puteranya Setia Landai. Setia Landai berkedudukan di kota Besi,sementara depati Bungkuk tetap berkedudukan di Bulu Nawa.Malang tidak dapat di hindarkan, pada masa kekuasaan kedua tokoh ini kota Besi dan BuluNawa secara bersamaan di serang oleh banjir sehingga keduanya, bersamaan seluruh rakyatpindah ketempat lain yang lebih aman. Setia Landai mendapatkan tempat di PematangSudahutang yaitu di berada di hulu Pedamaran sekarang, dan di beri nama Perigi. SementaraSetia Bungkuk mendapatkan tempatnya di Tanjung Beringin di tepian Batanghari Mesuji.Pada waktu mengungsi lantaran banjir, Depati Bungkuk membawa seperangkat gamelanyang diberi nama Tale Seratus. Kini gamelan itu telah tidak ada lagi karena telah dijual olehsalah seorang diantara keturunannya, yaitu Depati Kemala Anom.Depati Bungkuk mempunyai dua orang anak yaitu Purbajaya, dan yang satu lagi DepatiPunya Bumi Muda yang kemudian menggantikannya memimpin dalam komunitas di TanjungBeringin itu. Pada masa kekuasaan Depati Punya Bumi, masyarakat Abung yang berada diTanjung Beringin berpindah tempat kehilir Pematang Sudahutang yaitu Perigi. Akan tetapi karena Perigi telah dipimpin oleh Setia landai maka Depati Punya Bumi Mudaberada di bawah kekuasaan Setia Landai. Setia Landai sendiri, setelah wafat digantikan olehputeranya Depati Jana dan memindahkan masyarakatnya dari pematang Sudahutang ke suatudusun yang baru diberi nama Perigi pula. Pemindahan itu merupakan hasil mufakat antaraDepati Jana dengan tokoh yang berasal dari skala Berak yang berkedudukan di Batuampar,yaitu Tuan Pegaduh.Karena terjadi pernikahan antara Surapati, anak Depati Jana dengan puteri Tuan Pegaduhyang bernama Dayang Sekara, maka Tuan Pegaduh memindahkan masyarakat dusunnya dariBatuampar ke suatu tempat masih ditepi sungai Komering. Tempat ini di kembangkanmenjadi suatu dusun yang ramai. Lantaran di dusun itu di beri nama Kayuagung.Setelah berdiri dusun perigi dan kayuagung, maka masyarakat di dusun Sudahutang banyak yang meninggalkan tempat kediamannya semula. Ada yang pindah dan menetap di huludusun Perigi dan diberi nama Kotaraya. Kotaraya di pimpin oleh Departi Punya Bumi Muda.Sebagian lagi, penduduk Sudahutang pindah ke suatu tempat di seberang kayuagung dan diberi Sukadana. Sukadana di pimpin oleh saudara Depati Punya Bumi Muda yang bergelarPurbajaya.Depati Punya Bumi Muda berganti gelar menjadi Depati Kemalaratu Anom. Tokoh yangakan memangku jabatan kepala dusun, hendak lah di pilih oleh orang-orang AbungBungamayang yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan Raja Diyah dan SetiaTanding.Selanjutnya, dusun Sukadana kemudian dimekarkan kepada dusun Jua-Jua dan dipimpin olehTuan Jimat. Begitulah, tempat ini terus berkembang mencapai sembilan sehinga disebutdengan Morge Siwe atau Sembilan Marga. Suhunan di Palembang merasa memerlukanseorang untuk membantunya mengatur kesembilan dusun itu. Untuk itu dipilihlah salahseorang di antara pimpinan kesembilan dusun itu. Tokoh yang dipilih adalah DepatirajaIkutan Muda.Dari Sukadana. Dalam kedudukan tersebut, Depatiraja Ikutan Muda diberi seperangkatatribut kebesaran oleh Suhunan palembang berupa satu payung perada atau emas, dua keris, ASAL USUL KAYUAGUNG Add To Collection 481 Reads 0 Readcasts 0 Embed Views Published by Shanty Putry Scorvio TIP Press Ctrl-F to search anywhere in the document. Info and Rating Category: Uncategorized. Rating: Upload Date: 04/28/2012 Copyright: Attribution Non-commercial Tags: This document has no tags. Flag document for inapproriate content Related 4 p. Legenda Putri Rambut Putih XIIA1 Hendra Sapuan 526 Reads 7 p. status pemanfaatan sungai lempuing_2008 hakim 2041 Reads Leave a Comment Submit Characters: 400 About About Scribd Blog Join our team! Contact Us Advertise with us Get started AdChoices Support Help FAQ Press Partners Publishers Developers / API Legal Terms Privacy Copyright © Copyright 2012 Scribd Inc. Language: English

No comments:

Post a Comment